TEKNIK SAMPLING PROPOTIONATE RANDOM SAMPLING

A. Teknik Sampling
Merupakan teknik yang digunakan untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian.
Teknik ini dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Probability Sampling
Teknik sampling yang memberikan peluang yang sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
a. Simple random sampling
b. Sampling sistematis
c. Proportionate stratified random
d. Disproportionate stratified random
e. Cluster sampling
2. Non Probability Sampling
Teknik sampling yang memberikan peluang tidak sama bagi setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel.
a. Sampling kuota
b. Sampling aksidental
c. Purposive sampling
d. Sampling jenuh
e. Snowball sampling
B. Penjelasan Propotionate Sampling
Bila populasi mempunyai anggota yang heterogen dimana populasi dibuat lebih homogen dengan strata jumlah sampel proposional.

Di dalam sampling acak secara proporsional menurut stratifikasi ( proportionate stratified random sampling ) ini populasi dibagi atas beberapa bagian ( subpopulasi ). Penggolongan populasi ini berdasarkan ciri tertentu dari populasi tersebut untuk keperluan penelitian. Penggolongan menurut ciri ini disebut stratifikasi. Misalkan para pekerja suatu pabrik besar dijadikan populasi ini akan kits stratifiakasi menurut umur 50 tahun.
Agar lebih sederhana, jumlah tiap golongan atau kategori diatur sedemikian rupa sehingga populasi berjumlah 1000 orang. Proporsi yang dipilih sebanyak 100 orang atau 10 persen.
Usia Pekerja Jumlah Proporsi Sampel Sampel < 20 tahun 100 10% 10 20 – 20 tahun 200 20 % 20 30 – 39 tahun 300 30% 30 40 – 49 tahun 400 40% 40 50 atau lebih 100 10% 10 Jumlah 1000 100% 100
Keuntungan sampling acak secara proporsional berdasarkan stratifikasi ini adalah bahwa sampel yang diperoleh kebih representatif dari pada sampel yang diperoleh dengan sampling acak yang sederhana dengan jumlah yang sama bagi setiap kategori. Sampling dengan cara stratifikasi ini lebih menggambarkan keadaan populasi yang sesungguhnya karena telah memperhitungkan ciri-ciri tertentu. Oleh karena itu kesalahan sampling akan dapat dikurangi.
Kelemahan cara sampling ini adalah bahwa cara ini lebih banyak memerlukan usaha clan pengenalan lebih dahulu tentang populasi yang akan diteliti. Si peneliti harus sanggup memperoleh keterangan yang balk terperinci tentang distribusi ciri-ciri di dalam populasinya. Semakin banyak ciri dimasukkan semakin besar bahaya terjadi kesalahan dalam pengklasifikasian. Apalagi bila dimasukkan ciri yang tak bersifat empiris, seperti perilaku tertentu, bahaya kesalahan dalam pengklasifikasian bertambah besar.

DAFTAR PUSTAKA

Nana Sudjana dan Ibrahim. 1989. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru

Nugroho.1985. "Rumus-Rumus Statistika Serta Penerapanya".Jakarta : CV.Rajawali

About Kurwinda Kristi

muda beda dan bahagia
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to TEKNIK SAMPLING PROPOTIONATE RANDOM SAMPLING

  1. Faizzehan says:

    makasih infonya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s